Kelompok 6 PPK UI

Bantu brand dari luar bicara dengan cara yang dimengerti publik Indonesia.

PROPEL itu agensi PR sekaligus konsultan komunikasi. Kami kerja berdasarkan riset, bukan tebak-tebakan. Fokusnya satu: perusahaan atau brand dari luar negeri yang mau masuk atau sudah jalan di Indonesia.

Kami bukan agensi iklan, dan bukan admin media sosial.

Tim PROPEL sedang membahas data media dan sentimen publik
Ringkasan
2026tahun PROPEL dibentuk
3orang di tim inti
6layanan yang kami tangani
01 Tentang kami

Masalahnya jarang di produk. Biasanya di cara menyampaikannya.

Banyak brand internasional punya kampanye yang bagus di negara asalnya. Tapi begitu dibawa ke Indonesia, hasilnya sering beda. Kadang pesannya tidak nyambung. Kadang malah bikin salah paham, padahal niatnya baik.

Nah, di situ kami masuk. Sebelum bikin apa pun, kami cari tahu dulu siapa yang mau diajak bicara, apa yang mereka pedulikan, dan hal apa yang sebaiknya tidak disentuh. Baru setelah itu pesannya disusun.

Jadi yang kami kerjakan bukan jualan produk, tapi komunikasi dan reputasi. Dua hal yang efeknya baru kelihatan jangka panjang, tapi kalau salah di awal, benerinnya mahal.

02 Yang kami bantu

Tiga hal yang paling sering jadi masalah

Ini yang biasanya dibawa klien ke kami.

01

Supaya tidak salah langkah soal budaya

Kampanye global sering tidak cocok dengan kebiasaan atau hal-hal sensitif di sini. Kami riset dulu, lalu pesannya disesuaikan supaya bisa diterima publik Indonesia tanpa kehilangan maksud aslinya.

02

Kalau lagi kena isu atau krisis

Ada isu yang tiba-tiba viral, atau sentimen negatif yang mulai membesar. Kami yang siapkan langkah penanganannya, mulai dari apa yang perlu dijawab, kapan waktunya, sampai siapa yang sebaiknya bicara.

03

Menjaga hubungan dengan media

Hubungan sama wartawan itu dibangun pelan-pelan, bukan pas lagi butuh saja. Kami bantu jaga relasinya dan pastikan data yang keluar jelas dan bisa dipertanggungjawabkan.

03 Layanan

Yang bisa kami kerjakan

Enam hal ini bisa diambil satu-satu, atau digabung jadi satu program.

S-01

Perencanaan kampanye

Menyusun rencana komunikasi dari awal sampai akhir, lengkap dengan target yang jelas supaya hasilnya bisa diukur.

S-02

Hubungan media

Menyiapkan konferensi pers, menulis siaran pers, dan memantau pemberitaan yang keluar tentang klien.

S-03

Penanganan isu dan krisis

Memetakan hal-hal yang berpotensi jadi masalah, menyiapkan jawaban resmi, dan mendampingi saat krisis benar-benar terjadi.

S-04

PR digital

Menjaga percakapan soal brand di media sosial dan membantu orang-orang kunci di perusahaan membangun kredibilitasnya.

S-05

Hubungan dengan pemangku kepentingan

Memetakan siapa saja pihak yang berpengaruh, lalu menyiapkan cara berkomunikasi yang pas untuk masing-masing.

S-06

Riset dan evaluasi

Mengumpulkan data sebelum program jalan, lalu mengecek lagi setelahnya. Biar ketahuan mana yang berhasil dan mana yang tidak.

04 Visi dan misi

Arah yang mau kami tuju

Jadi agensi komunikasi yang dipercaya brand internasional waktu mereka mau masuk ke Indonesia, karena kami paham publiknya, bukan cuma paham teorinya.

M01 Menyusun program komunikasi yang berangkat dari riset, bukan dari asumsi atau tren sesaat.
M02 Membangun hubungan dengan media secara terbuka dan jujur, tidak cuma pas lagi butuh.
M03 Menyiapkan cara penanganan krisis yang bisa langsung dipakai, bukan yang cuma bagus di dokumen.
M04 Membantu klien bicara dengan bahasa yang benar-benar dimengerti orang Indonesia.
05 Cara kerja

Bagaimana kami menjalankannya

Urutannya kurang lebih begini. Tidak selalu kaku, tapi ini kerangkanya.

1

Dengar dulu

Kami tanya banyak hal di awal. Apa yang mau dicapai, apa yang sudah pernah dicoba, dan apa yang jadi kekhawatiran.

2

Cari datanya

Kami lihat siapa audiensnya, bagaimana pemberitaan selama ini, dan apa yang sedang ramai dibicarakan.

3

Susun rencananya

Dari data tadi, baru disusun pesan dan rencana programnya. Kami jelaskan alasannya, jadi bukan sekadar hasil jadi.

4

Jalan dan dicek lagi

Programnya jalan, lalu hasilnya dievaluasi. Kalau ada yang meleset, dibenerin sambil jalan.

06 Cara kami menjaga kualitas

Hal yang kami pegang

Selalu mulai dari data Tidak ada program yang jalan cuma berdasarkan feeling. Kalau datanya belum ada, kami cari dulu.
Ikut kode etik profesi Kode Etik Perhumas dan standar IPRA kami pakai sebagai acuan kerja, terutama soal batas yang tidak boleh dilewati.
Brief klien kami jaga Apa pun yang klien ceritakan ke kami, termasuk hal yang belum jadi konsumsi publik, tidak keluar dari tim.
07 Galeri

Beberapa kegiatan kami

Konferensi pers dan peluncuran kampanye
IMG-01Konferensi pers dan peluncuran kampanye
Diskusi terbatas dengan rekan media
IMG-02Diskusi terbatas dengan rekan media
Simulasi penanganan krisis
IMG-03Simulasi penanganan krisis
Riset dan diskusi kelompok terarah
IMG-04Riset dan diskusi kelompok terarah
Workshop komunikasi digital
IMG-05Workshop komunikasi digital
08 Tim

Orang di balik PROPEL

Bertiga, dan semuanya turun tangan langsung.

Foto Mochammad Rafi Marzuki ID-01

Mochammad Rafi Marzuki

PeranKetua tim dan penyusun strategi
NPM2606890886

Menentukan arah program dan memutuskan pendekatan apa yang dipakai untuk tiap klien.

Profil LinkedIn
Foto Graciel Sevilla Tanaya ID-02

Graciel Sevilla Tanaya

PeranHubungan media dan kampanye
NPM2606863714

Mengurus komunikasi dengan wartawan dan memastikan kampanye berjalan sesuai rencana.

Profil LinkedIn
Foto Hansa Zaki ID-03

Hansa Zaki

PeranRiset dan penulisan
NPM2606811105

Mengumpulkan data, membaca sentimen publik, dan menyiapkan materi tulisan.

Profil LinkedIn
09 Tulisan

Yang kami tulis di LinkedIn

Sesekali kami menulis soal hal yang sedang kami pelajari.

Foto Mochammad Rafi Marzuki

Mochammad Rafi Marzuki

Ketua tim / 2 hari lalu

Memahami SWOT dalam pengambilan keputusan komunikasi

SWOT sering dianggap cuma tugas kuliah yang dihafal. Padahal kalau dipakai serius, dia cukup membantu buat lihat posisi organisasi sebelum ambil keputusan kampanye.

Baca di LinkedIn
Foto Graciel Sevilla Tanaya

Graciel Sevilla Tanaya

Hubungan media / 5 hari lalu

Hubungan media itu dibangun, bukan dadakan

Wartawan lebih gampang percaya kalau datanya jelas dan orangnya konsisten. Susahnya, hal ini tidak bisa dikebut dalam semalam.

Lihat diskusinya
Foto Hansa Zaki

Hansa Zaki

Riset / 1 minggu lalu

Kenapa riset awal itu penting buat program humas

Jalan tanpa riset awal itu mirip jalan tanpa peta. Bisa sampai, tapi biasanya lebih lama dan lebih mahal.

Lihat di LinkedIn
10 Testimoni

Kata mereka yang pernah kerja sama kami

Q-01
Waktu produk kami masuk pasar nasional, PROPEL yang menyiapkan langkah kalau ada isu. Ternyata memang kepakai, dan reputasi kami aman.
VP Corporate Affairs / klien korporasi
Q-02
Mereka riset dulu audiensnya sebelum kampanye jalan. Hasilnya lebih hemat, dan pemberitaan yang positif naik cukup banyak.
Head of Marketing & Communications / klien korporasi
Q-03
Responsnya cepat dan mereka paham betul kondisi media di Indonesia. Buat kami itu yang paling penting.
Corporate Secretary / klien korporasi
Pernah bekerja sama dengan
  • Apex Global Corp
  • Lumina Dynamics
  • Sinergi Finansial
  • Vektor Media Nusantara
  • Cakrawala Energi
11 Kontak

Mau ngobrol dulu?

Ceritakan saja kebutuhannya. Tidak harus rapi, nanti kami bantu rapikan.

AlamatKampus UI Depok, Jawa Barat
Emailprogram.propel@gmail.com
Telepon+62 812-9000-2026
Jam kerjaSenin sampai Jumat, 08.30 sampai 17.30 WIB

Apa pun yang kamu ceritakan di sini kami jaga kerahasiaannya.

Ceritakan kebutuhanmu

Terima kasih, pesannya sudah masuk. Kami balas paling lambat satu hari kerja.

Catatan: formulir ini belum terhubung ke email, jadi belum benar-benar terkirim.